Portaltuban.com
Jumat, 21 Desember 2018  14:00

98 Persen Penyaluran ATM PIP Bojonegoro Sudah Terealisasi

98 Persen Penyaluran ATM PIP Bojonegoro Sudah Terealisasi
Penyaluran ATM PIP

Portaltuban.com/BOJONEGORO - Tahun 2018 ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia memberikan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dalam bentuk ATM kepada 3.468 untuk tahap IX dan X bagi siswa di Kabupaten Bojonegoro. Program tersebut diberlakukan sebagai upaya perluasan akses pendidikan yang merata dan berkualitas kepada setiap anak Indonesia.

 

Program ini juga secara khusus ditujukan kepada anak yang berasal dari keluarga miskin dan rentan miskin, serta yatim dan piatu. Melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) dalam bentuk ATM, bantuan PIP dapat digunakan untuk membeli berbagai keperluan-keperluan pendidikan dan dapat membantu meringankan orang tua.

 

"Sekarang anak-anak memegang KIP dalam bentuk ATM yang dapat memudahkan siswa dalam mencairkan dana manfaatnya. Untuk para siswa di Sekolah Dasar karena ada beberapa tidak bisa mengambil uangnya sendiri di ATM, maka para orang tua dan guru diharapkan dapat mendampingi siswa tersebut,” pesan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) dari Kemendikbud RI.

 

Terpisah, Eko Staf Pendidikan Dasar Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bojonegoro mengatakan,  jumlah siswa dan warga belajar penerima PIP di Kabupaten Bojonegoro, pada jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD) pada tahap IX dan X diberikan kepada 3.468 siswa.

 

"Hari ini kita menyerahkan secara simbolis kepada 27 siswa SD yang berasal dari Kecamatan Trucuk dengan didampingi petugas dari LPMP Kemendikbud RI serta petugas dari Cabang BRI Bojonegoro,” jelas Staf Pendidikan Dasar Disdik Bojonegoro.

 

Eko menambahkan, untuk siswa SD di Kabupaten Bojonegoro yang menerima KIP tahun 2017 kemarin semuanya sudah 100 persen serta sudah teraktivasi oleh pihak Bank, sedangkan pada tahun ini sudah 98 persen tersalurkan serta sudah teraktivasi oleh pihak Bank. Dalam pencairan KIP di Bojonegoro ini pihak Bank yang ditunjuk oleh Kemendikbud RI adalah pihak Bank BRI.

 

Seperti diketahui bersama, tujuan dari Pemerintah RI dalam hal ini Kemendikbud memberikan KIP adalah untuk meningkatkan akses pendidikan bagi anak usia 6 sampai dengan 21 tahun serta mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah (drop out) atau tidak melanjutkan pendidikan akibat kesulitan ekonom.  [Slamet]